Kusprayitna Blogs

Hidup untuk berbagi ilmu :: IT Linux Windows Database Oracle PHP OpenSource

Menikmati lokal repository CentOS

Posted by Prayitna Kuswidianta on July 29th, 2015

Menginstall repository secara lokal cukuplah mudah, sudah banyak cara di publis diinternet.

Berikut script yang didapat dari internet

## Point our log file to somewhere and setup our admin email
log=/var/log/mirrorcentos.log

adminmail=kusprayitna@uii.ac.id
# Set to 0 if you do not want to receive email
sendemail=1

# Subject is the subject of our email
subject=”Centos Mirror Sync Finished”

## Setup the server to mirror
remote=mirror.smartmedia.net.id::centos

## Setup the local directory / Our mirror
local=/media/centos

## setup exclude
kecuali=/opt/mirror/centos.exclude

## Initialize some other variables
complete=”false”
failures=0
status=1
pid=$$

 

echo “`date +%x-%R` – $pid – Started Centos Mirror Sync” >> $log
while [[ "$complete" != "true" ]]; do

if [[ $failures -gt 0 ]]; then
## Sleep for 5 minutes for sanity’s sake
## The most common reason for a failure at this point
## is that the rsync server is handling too many concurrent connections.
sleep 5m
fi

if [[ $1 == "debug" ]]; then
echo “Working on attempt number $failures”
rsync -azH –delete-after –progress –exclude-from=$kecuali $remote $local
status=$?
else
rsync -azvH –delete-after –exclude-from=$kecuali $remote $local >> $log
status=$?
fi

if [[ $status -ne "0" ]]; then
complete=”false”
(( failures += 1 ))
else

echo “`date +%x-%R` – $pid – Finished Centos¬†Mirror Sync” >> $log

# Send the email
if [[ -x /usr/bin/mail && "$sendemail" -eq "1" ]]; then
mail -s “$subject” “$adminmail” <<OUTMAIL
Summary of Centos Mirror Synchronization
PID: $pid
Failures: $failures
Finish Time: `date`

Sincerely,
$HOSTNAME

OUTMAIL
fi
complete=”true”
fi
done

exit 0

 

Alhamdulillah telah selesai melakukan sinkronisasi

Read the rest of this entry »

Posted in Centos, Linux | No Comments »

Memperbesar kapasitas Harddisk iSCSI

Posted by Prayitna Kuswidianta on July 29th, 2015

Beberapa server menggunakan Harddisk dari SAN (Storage Area Network) dan dengan sudah banyak data yang digunakan sekarang mengalami kekurangan kapasitas.

SAN yang dipakai yaitu Windows 2008 Storage Server dan server klien yang dipakai yaitu Centos 5

Sebagai contoh kasus adalah Server FTP dimana kapasitas harddisk iscsi adalah 100G dan akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 200G.

Tahapan yang dilakukan yaitu :

Di SAN

  1. Besarkan kapasitas iSCSI Storage yang diinginkan

Di Server FTP

Read the rest of this entry »

Posted in Centos, Linux | No Comments »

Ubuntu, gagal update karena “The following signatures couldn’t be verified”

Posted by Prayitna Kuswidianta on July 10th, 2015

Ubuntu gagal update dengan pesan “The following signatures couldn’t be verified”

# sudo apt-get update

Ign http://repo.zabbix.com precise/main Translation-en_US
Ign http://repo.zabbix.com precise/main Translation-en
Fetched 13.3 kB in 5s (2,570 B/s)
Reading package lists… Done
W: GPG error: http://repo.zabbix.com precise Release: The following signatures c ouldn’t be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY D13D58E47 9EA5ED4

Apakah yang harus dilakukan?

Read the rest of this entry »

Posted in Ubuntu | No Comments »

Ubuntu, /boot penuh sehingga gagal update

Posted by Prayitna Kuswidianta on July 10th, 2015

Server Ubuntu memakai versi 12.04, sudah lama dipakai dan terhubung dengan internet secara NAT.

Untuk detail release dapat dilihat sebagai berikut :

DISTRIB_ID=Ubuntu
DISTRIB_RELEASE=12.04
DISTRIB_CODENAME=precise
DISTRIB_DESCRIPTION=”Ubuntu 12.04 LTS”

Dengan konfigurasi /boot yang kecil, maka untuk hari ini diketahui sudah penuh

# df -h

Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/mapper/vmhoat232-root 127G 84G 37G 70% /
udev 3.9G 4.0K 3.9G 1% /dev
tmpfs 799M 352K 799M 1% /run
none 5.0M 0 5.0M 0% /run/lock
none 3.9G 0 3.9G 0% /run/shm
/dev/cciss/c0d0p1 228M 206M 11M 96% /boot

Apabila dilakukan update akan berakibat gagal, seperti pesan berikut ini :

# sudo apt-get update

Hit http://us.archive.ubuntu.com precise-backports/main Translation-en
Hit http://us.archive.ubuntu.com precise-backports/multiverse Translation-en
Hit http://us.archive.ubuntu.com precise-backports/restricted Translation-en
Get:64 http://us.archive.ubuntu.com precise-backports/universe Translation-en [35.0 kB]
Fetched 6,102 kB in 38s (160 kB/s)
Reading package lists… Done
W: A error occurred during the signature verification. The repository is not updated and the previous index files will be used. GPG error: http://download.virtualbox.org precise Release: The following signatures were invalid: BADSIG 54422A4B98AB5139 Oracle Corporation (VirtualBox archive signing key) <info@virtualbox.org>

W: Failed to fetch http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian/dists/precise/Release

W: Some index files failed to download. They have been ignored, or old ones used instead.

 

Apakah yang harus dilakukan ?

Read the rest of this entry »

Posted in Ubuntu | No Comments »

Monitoring NOC

Posted by Prayitna Kuswidianta on June 17th, 2015

Salam satu kebutuhan di dunia IT khususnya untuk penyedia layanan IT adalah monitoring layanan.

Dalam monitoring di UII, ada beberapa alasan, yaitu :

  1. Adanya Permasalahan
    1. ?Website tidak dapat diakses
    2. ?Koneksi lambat / putus
    3. ?Sistem macet
    4. ?Server rusak / mati
  2. Adanya Sasaran Mutu Layanan
    1. Uptime 98% pertahun
  3. Adanya Kebutuhan
    1. ?Mencegah lebih baik dari pada mengobati

Ada beberapa monitoring yang sudah diterapkan, antara lain :

  1. Cacti
  2. Nagios

 

Cacti

Cacti banyak digunakan untuk melakukan monitoring :

  • Bandwidth berdasarkan data dari snmp yang terpasang di setiap host, seperti switch, router maupun server
  • Customize data yang diambil berdasarkan skrip yang terpasang

Untuk customize data, di UII dipakai untuk memonitor data seperti :

  • Jumlah pengunjung website, yang diambil dari data di loadbalancing
  • Avaibilitas server menggunakan smokeping
  • dll

Di cacti ada beberapa kelemahan yang dirasakan, antara lain :

  • Bosan dengan tampilannya
  • Data dibaca maksimal dengan rentang 1 menit saja, tidak bisa lebih cepat lagi
  • Data real hanya ditampilkan hanya dalam waktu singkat, misal hanya 24jam, berikutnya hanya merupakan data trend, dimana banyak angka angka penting yang hilang
  • Sangat kesulitan untuk menyimpan atau akses data minggu yang telah lalu

Nagios

Nagios dipakai sebagai pelangkap cacti, maklum cacti kenal lebih dulu dari pada nagios.

Di nagios dibutuhkan informasi yang langsung dapat dikirim ke admin, misal ada server mati maka admin harus tahu untuk dapat menindak lanjutinya.

Fitur nagios yang sering simanfaatkan yaitu :

  • map, dimana menggambarkan dalam bentuk lingkaran saling keterhubungan antar host
  • nagvis, plugin yang berisikan cutom map, dimana map bisa diupload berupa file jpg dan dapat diberi ikon status setiap host. Fitur ini sangat membantu dalam trouble shooting, cukup dengan melihat sekilas kira-kira 1 detik, maka permasalahan di NOC dapat diketahui
  • problem, daftar detail host/service yang sedang bermasalah
  • avaibility, untuk mengetahui avaibility dari semua layanan di NOC dalam rentan waktu tertentu
  • trend, dari nagiosgraph

Dalam penggunaan nagios setelah beberapa lama dibutuhkan fitur-fitur yang belum ada atau menjadi kelemahan nagios, antara lain:

  • Hitungan avaibility berdasar hirarki layanan yang sulit diperoleh
  • Pemasangan plugin untuk integrasi dengan cacti tidak mudah
  • Fleksibilitas konfigurasi sangat kurang, karena semua berdasar skrip

Posted in Linux, Monitoring, nagios | No Comments »