Posted by Prayitna Kuswidianta on February 26th, 2013
Sistem Operasi Linux Centos sudah semakin berkembang, yang selama ini memakai Versi 5.8 ternyata sudah sampai dengan versi 5.9.
Sementara itu untuk Centos versi 6 sudah mencapai versi 6.3, dimana yang selama ini berasumsi di versi 6 masih kemungkinan ada masalah kelihatannya sudah banyak yang stabil disana.
Fasilitas upgrade dari 5 ke 6 selama ini belum ada, dan solusi sederhana yang dilakukan untuk upgrade adalah dari fresh install.
Dalam Centos 6 ini aplikasi-aplikasi yang disertakan sudah berbeda versi dengan Centos 5, misalnya php di centos 5 adalah versi 5.1 dan di Centos 6 sudah memakai versi 5.3.
Insya Allah masalah versi bisa diatasi dengan melakukan downgrade versi agar aplikasi kita tetap bisa jalan seperti sebelumnya.
Ada sedikit masalah ketika saya sudah menyiapkan master Centos 6 dengan aplikasinya ternyata saat dilakukan cloning, dimana saya menggunakan Oracle VirtualBox, lancard tidak terdeteksi seperti saat menggunakan Centos 5.
Simtom yang terjadi yaitu :

Read the rest of this entry »
Posted in Centos, Linux | 2 Comments »
Posted by Prayitna Kuswidianta on January 25th, 2013
Database LDAP yang sudah pusat database untuk otentifikasi akan menjadi titik tunggal kegagalan sistem apabila tidak diupayakan membuat backup database.
Backup bisa berupa off-line maupun on-line.
Backup off-line dapat dilakukan secara sederhana, yaitu :
- Matikan database ldap, yaitu dengan service ldap stop
- Salin konfigurasi file, yang biasanya terletak di /etx/openldap
- Salin database ldap, yang biasanya terletak di /var/lib/ldap
- Selesai dan Jalankan kembali ldap dengan service ldap start
Backup on-line disini didefinisikan sebagai backup yang dilakukan pada saat database ldap masih hidup. Ini dapat dilakukan dengan dua cara , yaitu :
1. menggunakan perintah slapcat
2. menggunakan fasilitas repika
Backup dengan SLAPCAT
Cara backup dengan slapcat cukup sederhana, yaitu :
- Database LDAP msih dalam kondisi hidup
- Jalankan perintah “slapcat -v -l backup.ldif“, dimana perintah ini akan membaca seluruh database LDAP dan dituliskan ke file backup.ldif
Cara restore atau memulihkan file backup.ldif ke database LDAP yaitu :
- Konsidi database LDAP adalah mati, yaitu dengan service ldap stop
- Siapkan LDAP server baru dan pastikan data masih kosong, yaitu dengan rm /var/lib/ldap/* -rf
- Tulis backup.ldif ke database LDAP dengan slapadd, yaitu dengan perintah slapadd -l backup.ldif
- Selesai, sebelum menjalankan database LDAP, pastikan bahwa pemilik file database LDAP adalah ldap, yaitu dengan perintah chown ldap:ldap/var/lib/ldap/*
Backup dengan Replika
Berbeda dengan cara slapcat, maka dengan metode replica ini dibutuhkab minimal dua database LDAP server, yaitu misalnya master-ldap dan slave-ldap.
Posted in Application, LDAP | No Comments »
Posted by Prayitna Kuswidianta on January 2nd, 2013
Apalikasi webbase cacti dan nagios adalah aplikasi faforit saya dalam melakukan monitorng sederhana sistem di NOC. Ada sebuah kendala dimana, dengan proses yang cukup banyak dalam melakukan pengecekan sistem, seperti ping, http check, database check, dan lain-lain juga dengan proses penulisan ke file yang cukup intensif seperti dalam pembuatan file gambar di cacti maupun perubahan di database mysql, yaitu server sering stuck tidak beroperasi.
OS dengan Centos 5.8 di VirtualBox, memori 1Gb HD 5Gb sebenarnya sudah cukup untuk kerja dengan baik. Dengan proses diatas, dengan pengealaman yang ada rata-rata sekitar satu bulan server akan berhenti bekerja. Simptom yang terjadi adalah file sistem rusak dan harus akses server dari terminal (RDP ke VirtualBox) dan lakukan perbaikan file sistem.
Proses perbaikan file sistem tidak lebih dari 5 menit, yaitu cukup login ke server, ketikkan perintah fsck -y dan tunggu hingga selesai dan reboot. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar kembali.
Proses sederhana akan tetapi cukup mengganggu. Hari ini dicoba solusi sederhana, yaitu lakukan fsck setiap minggu sekali pada hari minggu.
Read the rest of this entry »
Posted in Centos, Others | No Comments »
Posted by Prayitna Kuswidianta on November 5th, 2012
Setelah beberapa waktu server FTP dengan proftpd di OS Centos jalan dengan mulus, listrik mati dan semua server mati dan mengakibatkan server FTP tidak mau jalan service FTPnya.
Pada awalnya FTp diinstall dengan cara :
# yum install proftpd
# chkconfig proftpd on
Pada kejadian kemarin yaitu server mati, proftpd tidak mau jalan lagi
# service proftpd start
Starting proftpd [GAGAL]
Tidak ada pesan apapun yang tampil di layar maupun di log file.
Untuk melakukan debuging atas kegagalan start proftpd diperlukan petunjuk-petunjuk, terutama dari pesan kegagalan saat start.
Solusi :
- Identifikasi sistem
- OS :centos 32 bit 5.8
- hostname : ftp
- ip : 192.168.0.11
- dns : ftp.uii.ac.id
- identifikasi perubahan sistem sebelumnya
- sebelumnya jalan dengan baik
- ada perubahan konfigurasi DNS server, menghilangkan “search uii.ac.id” (ini kemungkinan penyebabnya)
- yang sudah dicoba
- gunakan konfigurasi default –> tetap gagal
- reinstall proftpd –> tetap gagal
- uji coba verifikasi konfigurasi
- proftpd –configtest
- hasil : warning: unable to determine IP address of ‘****(computername)’ - error: no valid servers configured - Fatal: error processing configuration file ‘/etc/proftpd.conf’
Kesimpulan yaitu :
- Karena ada perubahan dns server, proftpd tidak dapat resolv dari nama server (hostname) ke alamat ip
- Tambahkan data di file “/etc/hosts” agar nama server “ftp” dapat dikenali dengan ip “192.168.0.11″
Alhamdulillah berhasil
Posted in Application, Centos, Linux, ftp | No Comments »
Posted by Prayitna Kuswidianta on October 31st, 2012
IGOS8 adalah Sistem Operasi karya anak bangsa Indonesia yang secara detail dapat dibaca di website IGOS Nusantara.
Tidak banyak yang dapat saya sampaikan, hanya sedikit komentar setelah mencoba IGOS selama lebih kurang 2 minggu, cukup puas menggunakan IGOS8 dan dapat menggantikan desktop ubuntu 10.04 saya.
Pilihan Fedora sebagai induk OS cukup menyenangkan, sebab banyak server di kantor yang memakai OS Centos, sehingga banyak kesamaan yang didapatkan.
Untuk desktop terdapat dua pilihan yang cukup menawan, yaitu gnome atau mate. Saya mengintall gnome, sebab ini yang paling banyak/sering dipakai.

Read the rest of this entry »
Posted in IGOS8, Linux | No Comments »