Kusprayitna Blogs

Hidup untuk berbagi ilmu :: IT Linux Windows Database Oracle PHP OpenSource

Archive for August 3rd, 2008

DarwinPorts

Posted by kusprayitna on 3rd August 2008

Selama ini para pemakai ubuntu sudah terbiasa memakai perintah apt-get untuk melakukan instalasi atau update aplikasi, misalnya untuk instalasi mysql bisa melakukan dengan perintah apt-get install mysql.

Para pemakai centos menikmati fasilitas yang sama dengan pemakai ubuntu, yaitu perintah yum , untuk install mysql cukup mengetikkan perintah yum install mysqld, maka centos dengan senang hati akan mencarikan versi mysql terbaru dan diinstallkan sesuai spesifikasi hardware yang dimiliki.

Kalau pemakai Macintosh bagaimana?
Kalau kita buka terminalnya, kita menjalankan wget saja perintah tidak dikenali.
Tapi jangan kawatir, sekarang ada Darwin, seperti halnya wine di linux. Wine dikenal sebagai emulator aplikasi berbasis windows agar dapat jalan di Linux, di Mac dikenal Darwin untuk maksud dan tujuan yang sama, yaitu melakukan fungsi emulasi agar aplikasi windows dapat dijalankan di OS Mac.

Lebih dari sekedar emulator, darwin memberikan fasilitas porting, yang dikenal dengan nama DarwinPorts. Seperti di ubuntu dan centos, dengan darwin port ini kita bisa menjalankan instalasi/update aplikasi dengan sangat mudah, yaitu dengan perintah port.

Untuk panduan instalasi bisa dibuka di http://darwinports.com/ dan klik pada tombol DOWNLOAD.

Install paket dmg yang telah didownload, dan harap bersabar saat instalnya sebab instalasinya cukup lama, jangan distop jika belum selesai.

Setelah dilakukan instalasi, alhamdulillah aku dapat dengan mudah melakukan instalasi wget, lihat log berikut:

kusmac:~ prayitna$ sudo port install wget

Password:

--->  Fetching expat

--->  Attempting to fetch expat-2.0.1.tar.gz from http://downloads.sourceforge.net/expat

--->  Attempting to fetch expat-2.0.1.tar.gz from http://easynews.dl.sourceforge.net/expat

--->  Verifying checksum(s) for expat

--->  Extracting expat

--->  Configuring expat

--->  Building expat with target all

--->  Staging expat into destroot

--->  Installing expat 2.0.1_0

--->  Activating expat 2.0.1_0

--->  Cleaning expat

--->  Fetching gperf

--->  Attempting to fetch gperf-3.0.3.tar.gz from http://ftp.gnu.org/gnu/gperf

--->  Verifying checksum(s) for gperf

--->  Extracting gperf

--->  Configuring gperf

--->  Building gperf with target all

--->  Staging gperf into destroot

--->  Installing gperf 3.0.3_0

--->  Activating gperf 3.0.3_0

--->  Cleaning gperf

--->  Fetching libiconv

--->  Attempting to fetch libiconv-1.12.tar.gz from http://ftp.gnu.org/gnu/libiconv

--->  Verifying checksum(s) for libiconv

--->  Extracting libiconv

--->  Applying patches to libiconv

--->  Configuring libiconv

--->  Building libiconv with target all

--->  Staging libiconv into destroot

--->  Installing libiconv 1.12_0

--->  Activating libiconv 1.12_0

--->  Cleaning libiconv

--->  Fetching ncursesw

--->  Attempting to fetch ncurses-5.6.tar.gz from http://ftp.gnu.org/gnu/ncurses

--->  Verifying checksum(s) for ncursesw

--->  Extracting ncursesw

--->  Applying patches to ncursesw

--->  Configuring ncursesw

--->  Building ncursesw with target all

--->  Staging ncursesw into destroot

--->  Installing ncursesw 5.6_1

--->  Activating ncursesw 5.6_1

--->  Cleaning ncursesw

--->  Fetching ncurses

--->  Verifying checksum(s) for ncurses

--->  Extracting ncurses

--->  Applying patches to ncurses

--->  Configuring ncurses

--->  Building ncurses with target all

--->  Staging ncurses into destroot

--->  Installing ncurses 5.6_0

--->  Activating ncurses 5.6_0

--->  Cleaning ncurses

--->  Fetching gettext

--->  Attempting to fetch gettext-0.17.tar.gz from http://ftp.gnu.org/gnu/gettext

--->  Verifying checksum(s) for gettext

--->  Extracting gettext

--->  Applying patches to gettext

--->  Configuring gettext

--->  Building gettext with target all

--->  Staging gettext into destroot

--->  Installing gettext 0.17_3

--->  Activating gettext 0.17_3

--->  Cleaning gettext

--->  Fetching zlib

--->  Attempting to fetch zlib-1.2.3.tar.bz2 from http://www.zlib.net/

--->  Attempting to fetch zlib-1.2.3.tar.bz2 from http://www.gzip.org/zlib/

--->  Verifying checksum(s) for zlib

--->  Extracting zlib

--->  Applying patches to zlib

--->  Configuring zlib

--->  Building zlib with target all

--->  Staging zlib into destroot

--->  Installing zlib 1.2.3_1

--->  Activating zlib 1.2.3_1

--->  Cleaning zlib

--->  Fetching openssl

--->  Attempting to fetch openssl-0.9.8h.tar.gz from http://www.openssl.org/source/

--->  Verifying checksum(s) for openssl

--->  Extracting openssl

--->  Applying patches to openssl

--->  Configuring openssl

--->  Building openssl with target all

--->  Staging openssl into destroot

--->  Installing openssl 0.9.8h_0

--->  Activating openssl 0.9.8h_0

--->  Cleaning openssl

--->  Fetching wget

--->  Attempting to fetch wget-1.11.4.tar.gz from http://ftp.gnu.org/gnu/wget

--->  Verifying checksum(s) for wget

--->  Extracting wget

--->  Configuring wget

Posted in Apple Mac | 4 Comments »

Copy File Using SCP

Posted by kusprayitna on 3rd August 2008

Untuk melakukan copy file ada beberapa perintah yang bisa digunakan, antara lain yaitu scp atau secure copy

format perintahnya yaitu :

scp [[user@]from-host:]source-file [[user@]to-host:][destination-file]

from-host   : yaitu server sumber, kalau dikosongkan berarti lokalhost
user             : yaitu user dari server sumber/tujuan yang punya hak akses tulis terhadap file source-file
source-file   : yaitu file yang akan di copy ke server tujuan, bisa berupa file ataupun direktori.
                      Untuk mengopi seluruh content directori digunakan opsi -r (recursive)
to-host        : adalah server tujuan dimana file akan ditulis
destination-file : adalah file dimana akan dituliskan
Opsi:
-p      : agar file yang disalin atributnya seperti asalnya atau tidak diubah
-r       : recursive
-q      : tidak menampilkan progress bar
-v       : menampilkan pesan kesalahan
-C      : compress file yang ditransfer
Contoh:
scp *.txt user@remote.server.com:/home/user/    

akan mengopi file *.txt ke server remote.server.com di direktori /home/user

scp -r prayitna@10.1.2.2:/home/prayitna/ prayitna@10.1.2.3:/home/prayitna/

akan mngopi seluruh file/folder di server 10.1.2.2 folder /home/prayitna ke server 10.1.2.3 pada folder /home/prayitna

 

Semoga bisa untuk membantu mengingat-ingat jika ada yang kelupaan

Posted in command line, Linux | No Comments »

Install DNS Only Server untuk cPanel

Posted by kusprayitna on 3rd August 2008

Setelah melakukan instalasi server untuk CPanel, ada beberapa yang perlu disiapkan juga sebelum atau sesudahnya. Saat anda membuka halaman WHM untuk yang pertama akan diminta melakukan setup dasar CPanel, dimana salah satunya adalah anda harus menentukan alamat primary nameserver dan secondary nameserver, dimana dua namaserver ini mutlak harus ada.

Sekarang kita akan melakukan instalasi DNS server. Tahapan yang dilakukan yaitu :

  1. Lakukan instalasi seperti Server CPanel, yaitu dari DVD yang sudah kita punya
  2. Untuk instalasi software cpanel tidak perlu dilakukan , akan tetapi diganti dengan instalasi CPanel-DNS-Only
  3. Download script instalasi
    - cd /home
    - wget http://layer1.cpanel.net/cpanel-dnsonly-install.sea
    - sh cpanel-universal-dnsonly-install.sea
    - Ikuti petunjuk instalasi di layar

    - Proses instalasi cpanel dnsonly akan berjalan, silahkan tunggu kira-kira 3jam (tergantung bandwith internet anda). Server akan dikonfigurasi otomatis.
  4. Selesai
Untuk install Cpanel DNS Only mudah thoo..
Yang harus diingat adalah, untuk penamaan dns server tidak bisa menggunakan alamat IP tapi harus menggunakan nama, misalnya ns1.namadomain, ns2.namadomain.
Yang harus diingat juga yaitu, server DNS harus ada dua minimal, akan tetapi jika jumlah server terbatas maka bisa dimanfaatkan server CPanel WHM di buat multi fungsi sebagai DNS server juga. Apabila ini jadi pilihan, maka sebaiknya server CPanel WHM dijadikan primary DNS dan lainnya yang secondari DNS server.
Penggabungan fungsi ini tidak disarankan, karena apabila terjadi kegagalan sebuah server akan mengakibatkan kegagalan beberapa layanan sekaligus.
Good Luck

Posted in Application, cpanel | 1 Comment »