Kusprayitna Blogs

Hidup untuk berbagi ilmu :: IT Linux Windows Database Oracle PHP OpenSource

Archive for January, 2013

Membuat Backup Database OpenLDAP dengan Replica

Posted by Prayitna Kuswidianta on 25th January 2013

Database LDAP yang sudah pusat database untuk otentifikasi akan menjadi titik tunggal kegagalan sistem apabila tidak diupayakan membuat backup database.

Backup bisa berupa off-line maupun on-line.

Backup off-line dapat dilakukan secara sederhana, yaitu :

  1. Matikan database ldap, yaitu dengan service ldap stop
  2. Salin konfigurasi file, yang biasanya terletak di /etx/openldap
  3. Salin database ldap, yang biasanya terletak di /var/lib/ldap
  4. Selesai dan Jalankan kembali ldap dengan service ldap start
Backup on-line disini didefinisikan sebagai backup yang dilakukan pada saat database ldap masih hidup. Ini dapat dilakukan dengan dua cara , yaitu :
1. menggunakan perintah slapcat
2. menggunakan fasilitas repika

Backup dengan SLAPCAT

Cara backup dengan slapcat cukup sederhana, yaitu :
  1. Database LDAP msih dalam kondisi hidup
  2. Jalankan perintah "slapcat -v -l backup.ldif", dimana perintah ini akan membaca seluruh database LDAP dan dituliskan ke file backup.ldif
Cara restore atau memulihkan file backup.ldif ke database LDAP yaitu :
  1. Konsidi database LDAP adalah mati, yaitu dengan service ldap stop
  2. Siapkan LDAP server baru dan pastikan data masih kosong, yaitu dengan rm /var/lib/ldap/* -rf
  3. Tulis backup.ldif ke database LDAP dengan slapadd, yaitu dengan perintah slapadd -l backup.ldif
  4. Selesai, sebelum menjalankan database LDAP, pastikan bahwa pemilik file database LDAP adalah ldap, yaitu dengan perintah chown ldap:ldap/var/lib/ldap/*

Backup dengan Replika

Berbeda dengan cara slapcat, maka dengan metode replica ini dibutuhkab minimal dua database LDAP server, yaitu misalnya master-ldap dan slave-ldap.

Posted in Application, LDAP | No Comments »

Tuning File Sistem Centos agar melakukan fsck

Posted by Prayitna Kuswidianta on 2nd January 2013

Apalikasi webbase cacti dan nagios adalah aplikasi faforit saya dalam melakukan monitorng sederhana sistem di NOC. Ada sebuah kendala dimana, dengan proses yang cukup banyak dalam melakukan pengecekan sistem, seperti ping, http check, database check, dan lain-lain juga dengan proses penulisan ke file yang cukup intensif seperti dalam pembuatan file gambar di cacti maupun perubahan di database mysql, yaitu server sering stuck tidak beroperasi.

OS dengan Centos 5.8 di VirtualBox, memori 1Gb HD 5Gb sebenarnya sudah cukup untuk kerja dengan baik. Dengan proses diatas, dengan pengealaman yang ada rata-rata sekitar satu bulan server akan berhenti bekerja. Simptom yang terjadi adalah file sistem rusak dan harus akses server dari terminal (RDP ke VirtualBox) dan lakukan perbaikan file sistem.

Proses perbaikan file sistem tidak lebih dari 5 menit, yaitu cukup login ke server, ketikkan perintah fsck -y dan tunggu hingga selesai dan reboot. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar kembali.

Proses sederhana akan tetapi cukup mengganggu. Hari ini dicoba solusi sederhana, yaitu lakukan fsck setiap minggu sekali pada hari minggu.

Read the rest of this entry »

Posted in Centos, Others | No Comments »