Salah satu yang harus diketahui di linux adalah kehandalannya menangani script. Koq script, sebab linux mempunyai banyak perintah dasar berupa command line yang dapat disusun dalam sebuah alur logika yang disebut script.
Awal belajar adalah bagaimana membuat script.
Script start service di server
Service di server sengaja di start secara manual, karena masih di lingkungan development. Scriptnya yaitu :
#!/bin/sh
#script utuk startup server
# Start MySQL
/sbin/service mysqld start
# Start Apache
/sbin/service httpd start
# start LDAP Server
/sbin/service ldap start
#start proFTP
/usr/local/proftpd/sbin/proftpd
Untuk dapat dieksekusi sebagai scrip maka:
- simpan file, misal dengan nama start.sh –> ext .sh menunjukkan ini adalah file script yang akan dieksekusi dengan shell sh
- Tambahkan hak untuk dapat dieksekusi, yaitu chmod +x start.sh
- eksekusi dengan cara ./start.sh
Informasi dari script sederhana diatas yaitu :
- Baris pertama adalah aplikasi shell yang digunakan, yaitu /bin/sh
- Baris yang diawali dengan “#” adalah comment
- Service yang distart yaitu MySQL, HTTP, LDAP dan FTP
Membuat script sangatlah sederhana, seperti batch file di DOS
Dalam artikel berikunya akan dibahas tentang scrip mengecek status service, membuat subdomain dan menghapus subdomain.