Kusprayitna Blogs

Hidup untuk berbagi ilmu :: IT Linux Windows Database Oracle PHP OpenSource

Memperbesar kapasitas Harddisk iSCSI

Posted by Prayitna Kuswidianta on 29th July 2015

Beberapa server menggunakan Harddisk dari SAN (Storage Area Network) dan dengan sudah banyak data yang digunakan sekarang mengalami kekurangan kapasitas.

SAN yang dipakai yaitu Windows 2008 Storage Server dan server klien yang dipakai yaitu Centos 5

Sebagai contoh kasus adalah Server FTP dimana kapasitas harddisk iscsi adalah 100G dan akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 200G.

Tahapan yang dilakukan yaitu :

Di SAN

  1. Besarkan kapasitas iSCSI Storage yang diinginkan

Di Server FTP

Read the rest of this entry »

Posted in Centos, Linux | No Comments »

Server FTP dengan Proftpd gagal start

Posted by Prayitna Kuswidianta on 5th November 2012

Setelah beberapa waktu server FTP dengan proftpd di OS Centos jalan dengan mulus, listrik mati dan semua server mati dan mengakibatkan server FTP tidak mau jalan service FTPnya.

Pada awalnya FTp diinstall dengan cara :

# yum install proftpd

# chkconfig proftpd on

Pada kejadian kemarin yaitu server mati, proftpd tidak mau jalan lagi

# service proftpd start

Starting proftpd                                                                     [GAGAL]

Tidak ada pesan apapun yang tampil di layar maupun di log file.

Untuk melakukan debuging atas kegagalan start proftpd diperlukan petunjuk-petunjuk, terutama dari pesan kegagalan saat start.

Solusi :

  1. Identifikasi sistem
    1. OS :centos 32 bit 5.8
    2. hostname : ftp
    3. ip : 192.168.0.11
    4. dns : ftp.uii.ac.id
  2. identifikasi perubahan sistem sebelumnya
    1. sebelumnya jalan dengan baik
    2. ada perubahan konfigurasi DNS server, menghilangkan "search uii.ac.id" (ini kemungkinan penyebabnya)
  3. yang sudah dicoba
    1. gunakan konfigurasi default --> tetap gagal
    2. reinstall proftpd --> tetap gagal
  4. uji coba verifikasi konfigurasi
    1. proftpd --configtest
    2. hasil : warning: unable to determine IP address of '****(computername)' - error: no valid servers configured - Fatal: error processing configuration file '/etc/proftpd.conf'
Kesimpulan yaitu :
  1. Karena ada perubahan dns server, proftpd tidak dapat resolv dari nama server (hostname) ke alamat ip
  2. Tambahkan  data di file "/etc/hosts" agar nama server "ftp" dapat dikenali dengan ip "192.168.0.11"
Alhamdulillah berhasil

Posted in Application, Centos, ftp, Linux | No Comments »

Linux LoadBalancing dengan HAProxy

Posted by kusprayitna on 22nd February 2012

Sudah sekian lama server di kampus aktif dan tidak ada gangguan yang berarti. Ini adalah waktu luang untuk upgrade pengetahuan yang bermanfaat dan untuk dapat diimplementasikan.

Ada dua buah server, yaitu portal1 dan portal2 yang mempunyai layanan sama, yaitu hosting dengan konten/isi yang identik, tentunya server dengan OS Linux Centos dan aplikasi Apache. Kedua server ini diakses secara bergantian menggunakan loadbalacing DNS server.

Metode load balancing dengan DNS ini merupakan metode yang sangat sederhana sekali, yaitu dengan menuliskan kedua lamat server dalam DNS recordnya. Sebagai contoh jika di cek DNS recordnya yaitu :

# dig portal.uii.ac.id

; <<>> DiG 9.3.6-P1-RedHat-9.3.6-4.P1.el5_4.2 <<>> portal.uii.ac.id

;; global options:  printcmd

;; Got answer:

;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 55004

;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 2, AUTHORITY: 3, ADDITIONAL: 3

;; QUESTION SECTION:

;portal.uii.ac.id.              IN      A

;; ANSWER SECTION:

portal.uii.ac.id.       9491    IN      A       202.162.37.146

portal.uii.ac.id.       9491    IN      A       202.162.37.147

Dapat dilihat diatas, alamat portal.uii.ac.id adalah 202.162.37.146 dan 202.162.37.147

Dalam praktek selama ini metode diatas tidak ada masalahberarti, akan tetapi mempunyai kelemahan yaitu :

  1. Tidak ada fail over, yaitu jika salah satu server mati dan klien akses ke portal.uii.ac.id mendapatkan alamat IP yang mati maka layanan akan error, jadi harus sering "refresh" browser.
  2. Tidak ada statistik pengguna yang enak dibaca selain harus cek log masing masing server.
Dalam waktu luang ini, habis Dhuhuran alhamdulillah berhasil setup loadbalancing menggunakan HAProxy. Mengapa HAproxy, ada beberapa fitur yang dapat dijadikan alasan yaitu :
  1. Merupakan loadbalancing yang dapat dibuat master dan slave load balancing, sehingga apabila load balacing utama gagal/fail, maka load balancing cadangan dapat otomatis bekerja.
  2. Support loadbalancing untuk beberapa server farms
  3. Heald status, untuk cek status server, yaitu Jika server dalam server farms mati, maka trafik ke server tersebut otomatis dihentikan.
  4. Dapat untuk loadbalancing aplikasi yang tidak support loadbalancing, maksudnya adalah aplikasi yang mengatur sesi user di server bersangkutan seperti ecommerce, shopping, dll
  5. Ada statistik yang mudah dibaca
  6. Mudah setingnya, ini yang penting..... biar cepat semuanya. Amien
Dalam instalasi kali ini adalah instalasi yang sederhana saja
Tahapan instalasi HAProxy:

Posted in Others | 1 Comment »

NSPING , utility untuk cek DNS Latency

Posted by kusprayitna on 16th December 2010

Suatu ketika akses ke website (misalnya detik.com) menjadi lama jika diakses dari komputer kerja.

Ada apakah? Dalam tahapan evaluasi saya menemukan sebagai berikut :

  1. Kalau dilihat dari utilitas bandwidth sebenarnya bandwidth masih cukup (masih < 50%)
  2. Dilihat di browser, waktu yang dibutuhkan untuk "mencari sambungan" , "menunggu" dibanding "transfer data" relatif lebih lama "mencari sambungan".
  3. "Mencari sambungan" menurut analisa sementara saya adalah waktu yang dibutuhkan untuk menterjemahkan alamat (misal google.co.id) menjadi alamat yang dimengerti internet (alamat IP), artinya waktu di DNS serverlah yang lama
  4. "Transfer data" adalah waktu yang dibutuhkan untuk upload / download data setelah alamat internet ditemukan

Jawaban awal / sementara adalah bagaimana menghitung waktu yang dibutuhkan untuk DNS server menterjemahkan alamat.

Tool yang dipakai adalah NSPING.

Tahapan instalasi NSPING yaitu :

  1. Download software dari http://www.filewatcher.com/m/nsping.tar.gz.11655.0.0.html
  2. Ekstrak file# tar -xzf nsping.tar.gz
  3. Compile dan install# cd nsping*
    # make
    # make install

Catatan : saat make ada pesan error :

nsping-0.8/dns-rr.c:63: undefined reference to `__dn_comp’
collect2: ld returned 1 exit status
make: *** [nsping] Error 1

Solusinya yaitu : tambahkan "LIBS = -lresolv" dalam file "Makefile"

Setelah install, maka coba ambil data

# nsping -t 30 -h www.detik.com 202.162.37.65
NSPING 202.162.37.65 (202.162.37.65): Hostname = "www.detik.com", Type = "IN A"
+ [   0 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    1.726 ms [    0.000 san-avg ]
+ [   1 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    1.361 ms [    1.543 san-avg ]
+ [   3 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    1.754 ms [    1.614 san-avg ]
+ [   5 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    1.331 ms [    1.543 san-avg ]
+ [   6 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    1.724 ms [    1.579 san-avg ]
+ [   7 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    0.822 ms [    1.453 san-avg ]
+ [   8 ]   156 bytes from 202.162.37.65:    1.757 ms [    1.496 san-avg ]

Total Sent: [  10 ] Total Received: [   7 ] Missed: [   3 ] Lagged [   0 ]
Ave/Max/Min:    1.496 /    1.757 /    0.822

Analisa lanjut yaitu dengan cURL yang saya pasang di cacti

Dari gambar diatas, yang dominan adalah warna biru yang artinya waktu yang dibutuhkan untuk menterjemahkan alamat internet ke IP di DNS Server.

------> sedangmencari solusi

Posted in DNS, Others | No Comments »

Mounting WebDAV di linux Centos

Posted by kusprayitna on 26th August 2010

WebDav merupakan salah satu protokol yang sering dipakai dalam layanan media penyimpanan selain FTP, File sharing dan lain sebagainya.

Adapun cara melakukan akses webdav hampir sama dengan protokol yang lain, dapat melalui web maupun sebagai user space, maksudnya seperti lokal file saja.

Untuk mengaktifkan user space webdav di centos dapat dilakukan dengan cara sebagi berikut :

  1. Aktifkan repository RMPFORGE
  2. install davfs2
    Read the rest of this entry »

Posted in Others | 2 Comments »